Materi ICD 9
1. Pengertian ICD
International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems atau disingkat ICD adalah suatu sistem klasifikasi penyakit dan beragam jenis tanda-tanda, simptoma, kelainan, komplain dan penyebab eksternal dari suatu penyakit. Setiap kondisi kesehatan diberikan kategori dan kode. ICD dipublikasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia dan digunakan secara luas untuk morbiditas, mortalitas, sistem reimbursemen dan sebagai penunjang keputusan dalam kedokteran.
2. Pengertian ICD 9
ICD-9 adalah sebuah publikasi oleh WHO pada tahun 1977, pada saat ini, National Center for Health Statistics di Amerika Serikat telah membuat ekstensi dari kelanjutan sistem ini yang dapat lebih berdaya guna untuk dipergunakan dalam masalah data mobiditas dan bagian dari procedure codes telah ada di [1], Bagian ekstensi ini disebut sebagai "ICD-9-CM", dengan penambahan CM untuk perujukan pada "Clinical Modification". ICD juga merupakan salah satu oganisasi pengubah keadaan dunia yang dibentuk di Indonesia pada tahun 2007. Oganisasi tersebut beranggotakan 12 Pelajar yang mempunyai kelebihan tersendiri.
Beberapa Contoh soal Pengkodean tindakan dokter dalam ICD 9 :
- Laparatomi
ICD 9 = 54.1
- Torako-laparotomi(darurat)
ICD9 = 34.02,54.11
- Penutupan
perforasi usus kecil dan besar ICD 9 = 46.73,46.75
- Penutupan
stoma (gastrostomi, ileostomi, sigmoidotomi, jejunostomi) ICD9 =
43.19,46.21,46.10,46.41
- Rektoskopi
/ Anuskopi ICD9 = 48.29, 49.21
- Laparoskopik
diagnostik (darurat) ICD9 = 54.21
- Reseksi
dan anastomosis usus kecil dan usus besar ICD9 =45.3,45.8, 45.90
- Penanggulangan
trauma hepar (darurat) hepatorafi dan hepatektomi ICD9 = 50.61, 50.4,
50.22
- Splenektomi
(total dan parsial) ICD9 = 41.5, 41.43
- Drenase
pankreatitis (darurat) ICD9 = 52.01
Semoga Bermanfaat.
Komentar
Posting Komentar